Article

BRAND ACTIVATION SEBAGAI SALAH SATU SARANA MENDEKATKAN / MENGENALKAN PRODUK KEPADA KONSUMEN

BRAND ACTIVATION SEBAGAI SALAH SATU SARANA MENDEKATKAN / MENGENALKAN PRODUK KEPADA KONSUMEN

Beberapa tahun belakangan ini, semakin banyak brand yang melakukan aktivasi melalui kegiatan-kegiatan yang langsung berhubungan dengan konsumen. Dari sebatas sampling hingga terlibat dalam beragam event di sekolah, pertokoan, mal, hingga roadshow keliling daerah. Dengan kegiatan aktivasi ini, brand ingin semakin dekat dengan konsumennya dengan cara mengajak mereka terlibat langsung dalam acara dan fasilitas yang disediakan oleh brand. Keinginannya, agar para konsumen bisa merasakan langsung pengalaman yang diberikan oleh brand.

Komunikasi pemasaran perusahaan yang dulunya telak didominasi advertising dengan perbandingan belanja 80% advertising dan 20% untuk vehicle komunikasi lain, kini telah bergeser. Sekarang setidaknya 30% untuk kegiatan brand activation. Bahkan ada yang memperkirakan proporsinya sudah 60:40.

Tidak seperti marketing abad 20 yang cenderung agresif menggunakan media satu arah lewat iklan yang gencar, kini paradigma yang dianut para marketer dan ahli komunikasi pemasaran bergeser ke arah komunikasi yang lebih interaktif dan dua arah.

Para pemilik merek kini mempertimbangkan membangun brand dengan strategi komunikasi langsung lewat program-program brand activation yang dipercaya tidak hanya sanggup menciptakan awareness, namun bisa membangun product knowledge target audience, meyakinkan mereka, bahkan mendorong mereka untuk membeli. Brand acivation yang unik, menarik, dengan kadar audience engagement yangtinggi bahkan bisa menciptakan publisitas yang impactful—nilai beritanya bisa setara atau bahkan lebih besar dari cost per contact advertising

Brand activation kini semakin diakui sebagai salah satu tool yang efektif dalam membangun brand equity. Kreasinya kini semakin kompleks. Objectivenya pun kini semakin realistis.

Dalam perspektif membangun merek, brand activation mempunyai banyak peluang untuk mencapai keberhasilan. Ini karena event pada dasarnya diselenggarakan untuk menciptakan suasana hati yang santai dan bahagia. Pada saat itulah orang lebih mudah menerima pesan persuasi yang disampaikan pemilik merek.

Peluang tersebut akan semakin besar bila terdapat kepercayaan diantara para pelakunya. Barangkali karena itulah, bila dicermati, saat ini trend di brand activation mengarah pada community event. Dari sisi membangun brand equity, ada beberapa hal yang positif bila suatu event diselenggarakan dalam konteks komunitas. Event merupakan aktivitas mengumpulkan marketing target dalam waktu tertentu di suatu tempat. Disitu suatu pengalaman yang memorable berusaha diciptakan dan pesan disampaikan.

(disadur dari berbagai sumber)

PRISMA Production, sebagai perusahaan jasa event organizer, salah satunya juga telah berpengalaman dalam melakukan brand activation ini, baik pengerjaannya langsung yang sudah terkonsep dari pemilik merek, ataupun brainstorming untuk inovasi activation local.

Berbagai produk dari pemilik merek, telah kami lakukan activationnya dan sebagian besar dapat diterima baik oleh end user.

Meski demikian, para pengelola menyadari bahwa tujuan brand activation ini tidak akan datang seketika. Para pengelola atau pemilik merek sadar bahwa penjualan tidak akan bisa tercipta begitu saja. Sebab, memang tidak semua event harus berujung pada kenaikan penjualan secara langsung
eo bali Prisma Event & Communication

Share This Post:
(0) Comment
Add your comment